Cari Blog Ini

Laman

Senin, 12 November 2012

Contoh Soal TOEFL (Structure) dan Pembahasannya

Contoh Soal TOEFL (Structure) dan Pembahasannya


SOAL

1. He ..bacon and eggs every morning.
A. is used to eat                             C. has been used to eating
B. hadused to eat                         D. use to eating

2. The team really looks good tonight because the coach had them.. every night this week.
A. Practice                                        C. practiced
B. to practice                                   D. the practice

3. You…. your seatstodau if you want to go to the game.
A. had better to reserve            C. had to better reserve
B. had better reserve                  D. had to reserve better

4. Your sister used to visit you quite often
A. didn’t she                                    C. wouldn’t she
B. doesn’t she                                                D. hadn’t she

5. Mr. Reagan was… the long chain of unfortunate events
A. the first to break                      C. firstly broken
B. the first breaking                     D. breaking the first

6. There is often disagreement as to … is the better students, Bob or Helen
A. whom                                           C. who
B. whose                                          D. which

7. A few of….are planning to drive to Florida today.
A. we girls                                        C. girls us
B. girls we                                         D. us girls

8. Please go to … to pick up your ID card.
A. third window                             C. window third
B. the window three                   D. the third window

9. It’s a shame that you have….time in New York on the tour
A. so few                                          C. a few
B. solittle                                          D. a little

10. She hasn’t seen her family….three years ago
A. since                                            C. for
B. from                                             D. before

11. this coffee tastes a little…to me.
A. strongly                                      C. so strong
B. Strong                                          D. too strong

12. It is…day that travel advisories have been issued for most themajor highways.
A. such snowy                               C. such a snowy
B. so snowy                                    D. such snowy

13. I like these dises, but…is a little too small
A. the tea cup                                C.thetea’s cup
B. cup of tea                                   D. thecup for the tea

14. I will return your notes assoon as …copying them.
A. I will finish                                  C. i finish
B. I do finish                                   D.I finished

15. Although she is very popular, she is not…her sister.
A. more pretty than                    C. pretty as
B. as pretty like                             D. prettier than

JAWABAN DAN PEMBAHASANNYA
1.      Jawaban C
Kata “used to “ digunakan untuk membandingkan waktu lampau dan waktu kini, dan seringkali menunjukkan makna kebiasaan atau pengulangan. (Zandvoort, 1980:84).

2.      Jawaban A
Kata “had” dalam kalimat tersebut berarti “menyuruh” dan membentuk struktur “causative”aktif, sehingga kata kerja dibelakangnya harus berbentuk infinitive tanpa “to”, yaitu “practice” (berlatih).

3.      Jawaban B
Salah satu ungkapan bahasa Inggris untuk menyatakan “lebih baik” adalah “had better +V1”. Jadi , “had better reserve” (lebih baik memesan) merupakan pilihan yang tepat untuk kalimat tersebut.

4.      Jawaban A
Kata bantu dalam “question tag” didasarkan pada kata kerja dalam kalimat yang terkait. Kata kerja dalam kalimat positif tersebut berupa V2 (past tense) “used to”, sehingga kata kerja bantu yang digunakan untuk melengkapi QT-nya yang tepat adalah “didn’t.  Apabila kata kerja nya kalimat positif adalah V1 plus “-s”, maka QT-nya “don’t”. Jika kata kerjanya V1 plus “-s”, QT-nya “doesn’t”. Apabila kata kerja kalimat berupa be (can, will, could, would), maka cukup menambahkan not setelahnya untuk membentuk QT.

5.      Jawaban A
Ungkapan “the first to break” dalam kalimat terebut berasal dari bentuk panjang “the first man who broke”. Frasa “man who broke” dengan kata kerja bentuk lampau ini dapat diganti dengan struktur “to +V1”, yaitu “to break”.

6.      Jawaban C
Kata ganti orang yang paling tepat adalah “who”, karena berfungsi sebagai pengganti subjek dalamanak kalimat tersebut.

7.      Jawaban D
Kata “of” sebagai kata depatn jika diikuti kata ganti orang, maka harus berbentuk objek, sehigga pilihanyang tepat adalah “us girls”.

8.      Jawaban D
Kata bilangan penunjuk urutan (ordinals)biasanya didahului sebuah kata sandang tentu ( definite determiner) yaiut “ the “. (Leech, 1979:254).

9.      Jawaban B
Kata “time” termasuk kata benda tak dapat dihitung (uncountable), jadi untuk menyatakan “begitu sedikit waktu” yang tepat adalah “so little time”. “Little” hanya digunakan pada kata benda tak dapat dihitung.

10.  Jawaban A
Kalimat tersebut berbentuk Present Perfect Tense (hasn’t seen). Jika keterangan waktunya menunjuk pada suatu titik waktu tertentu (“three years ago”, misalnya dihitung dari tahun 2008 titik waktunya adalah tahun 2005), maka kata depan yang harus dipakai adalah “sejak” (since).

11.  Jawaban B
Kata “tastes” (terasa, rasanya) harus diikuti jenis kata sifat,yaitu “strong” (kental).

12.  Jawaban C
“Such” digunakan secara khusus untuk menunjukkan suatu cirri bentuk benda tertentu (identity of type). Contoh lain:  “They regulary get “ The Daily Courier’. I wouldn’t read such a paper” (Quirkm 1972:703)

13.  Jawaban A
Frasa kata benda dalam bahasa Inggris pada umumnya berstruktur hokum MD (yang diterangkan terletak dibelakang (yang menerangkan ). Jadi, berbalikan dengan frasa kata benda bahasa Indonesia yang berstruktur MD. Kata “tea” adalah menerangkan (M) dan “cup” adalah yang diterangkan (D). Struktur “noun phrase” seperti ini dalam bahasa Inggris dikenal sebagai “Modifier-Head” (MH).

14.  Jawaban C
Kalimat itu tepat jika dilengkapi dengan subjek dan kata kerja berbentuk waktu Simple Present Tense, yaitu “I finish”.

15.  Jawaban D
Kalimat itu menggunakan Comparative Degree. Jika terdiri dari dua suku kata, untuk menyatakan lebih, maka cukup member imbuhan “-er” dan diikuti “than”. Jadi, pilihan yang benar adalah “prettier than”.

Berbagai Penyebab Pasangan Sulit Hamil

Berikut beberapa faktor yang mempengaruhi infertilitas :

1. Faktor dari pihak laki-laki
- Apakah spermanya mempunyai bentuk, konsentrasi dan pergerakan yang bagus
- Riwayat infeksi gondongan/mumps
- Trauma pada daerah genital
- Kelainan pada perkembangan alat genital : testis yang tidak turun

2. Gangguan ovulasi (pelepasan sel telur dari ovarium) adalah penyebab tersering infertilitas pada wanita, yaitu sekitar 30-40 persen. Pada pasien-pasien ini biasanya terjadi gangguan dalam siklus haidnya.

3. Kerusakan atau sumbatan pada saluran indung telur/tuba falopii. Akibat dari infeksi rongga panggul dan riwayat operasi pada area panggul sebelumnya.

4. Gangguan bentuk pada rahim: polip, gangguan bawaan dari lahir seperti adanya dua rahim ataupun rahim yang bersekat. Pada kasus ini sering terjadi keguguran secara spontan.

5. Gangguan sistemik seperti gangguan imun, gangguan ginjal, dan penyakit infeksi pada alat genital.
  


dr. Fresia Juwitasari Wongkar
www.meetdoctor.com


Soal dan Pembahasan materi bab 1-4 Ekonomi Umum_Responsi




EKONOMI UMUM


KELOMPOK :11
ANGGOTA KELOMPOK :
Apip Nurdin G34120089
Iis Setiana G34120092
Vinna Windy Putri G3120095
Dwikani Oklita Anggiruling I14120019
Listi Nur Janah I14120044
Kelas : P04.2

Asisten : Fiona Rebecca H






1.      Berikut ini merupakan permasalahan ekonomi mikro, kecuali .....
a.       Masalah kemiskinan dan pemerataan
b.      Kenaikan harga BBM
c.       Masalah distribusi
d.      Meningkatnya permintaan beras
e.       Kenaikan harga
Jawaban           : A
Penjelasan        : karena Masalah kemiskinan dan pemerataan termasuk ke dalam permasalahan ekonomi makro menganalisis keseluruhan dalam permasalahan kegiatan perekonomian. Pilihan b,c,d,dan e merupakan permasalahan ekonomi mikro yang berhubungan dengan rumah tangga dan perusahaan.
2.      Seorang petani mempunyai 1ha lahan. Petani tersebut berencana menanam cabe dan tomat. Jika petani menanam cabe, ia akan memperoleh Rp 500.000,00 per panen. Sedangkan jika ia menanam tomat, ia akan memperoleh Rp 200.000,00. Biaya imbangan jika petani memilih menanam adalah:
a.       Rp 700.000,00
b.      Rp 500.000,00
c.       Rp 300.000,00
d.      Rp 200.000,00
Jawaban    : D
Penjelasan : biaya imbangan adalah biaya yang dikorbankan, dan biaya yang dikorbankan dipilih yang terkecil yaitu Rp 200.000
3.       “Peubah yang diterangkan dalam satu teori”, pernyataan tersebut merupakan definisi dari…
a.       peubah induced
b.      peubah autonomus
c.       peubah flow
d.      peubah stock
Jawaban          : A
Penjelasan       :a.  peubah induced ialah peubah yang diterangkan dalam satu teori,peubah induced disebut juga peubah endogenous.
                        b. peubah autonomus atau peubah exogenous ialah peubah yang mempengaruhi peubah endogenous , tetapi peubah itu sendiri ditentukan oleh pertimbangan yang terdapat di luar teori tersebut.
                        c. peubah flow (mengalir) ialah peubah yang erat kaitannya dengan dimensi waktu.
                        d. peubah stock merupakan peubah yang hanya menunjukan kuantitas suatu variabel dan tidak memiliki dimensi waktu.

4.      Arus uang yang mengalir dari pasar faktor ke rumah tangga merupakan…
a.       Subsidi
b.      faktor produksi
c.       pembayaran pajak
d.      pembayaran faktor produksi
Jawaban          : D
Penjelasan       : a. arus uang yang mengalir dari pemerintah ke rumah tangga
                          b. berhubungan  dengan hal – hal yang mempengaruhi produksi
                          c. arus uang dari rumah tangga ke permerintah
                           d. arus uang yang mengalir dari pasar faktor ke rumah tangga
5.      Di bawah ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah yang diminta, kecuali....
a.       Harga komoditi tersebut
b.      Jumlah penduduk
c.       Biaya faktor produksi
d.      Pendapatan rata-rata rumah tangga
Jawaban : C
Penjelasan : karena biaya faktor produksi termasuk faktor yang mempengaruhi jumlah barang yang ditawarkan, maka tidak termasuk faktor yang mempengaruhi jumlah yang diminta.
6.      Pada saat harga jeruk Rp 400,00 permintaan jeruk itu sebanyak 15 Kg. Namun ketika harganya meningkat menjadi Rp 500,00 permintaan jeruk turun menjadi 10 Kg. Fungsi permintaannya adalah:
a.       Qd = 25-0.05p
b.      Qd = 35-0.05p
c.       Qd = 35-0.05p
d.      Qd = 25-0.5p

Jawaban : C. Qd = 35-0.05p
Penjelasan :
Diket :   p1 = 400        Q1 = 15
              P2 = 500        Q2 = 10




            P-P1      =  Q-Q1
            P2-P1       Q2-Q1

            P-400    =  Q-15
           500-400     10-15

            P-400   =  Q-15
              100          -5

        -5P=200   =  100Q-1500
            100Q    =  1500+2000-5p
               Q       =  35 – 0.05 P










PERSAINGAN ANTAR TANAMAN BERBEDA JENIS

LANDASAN TEORI
       Persaingan merupakan interaksi antara organisme atau spesies , di mana kebugaran satu diturunkan oleh kehadiran yang lain. Terbatas pasokan setidaknya satu sumber daya (seperti makanan , air , dan wilayah) yang digunakan oleh kedua diperlukan. Persaingan tidak selalu mudah, dan dapat terjadi di kedua secara langsung dan tidak langsung..Persaingan terjadi bila kedua individu mempunyai kebutuhan sarana pertumbuhan yang sama sedangkan lingkungan tidak menyediakan kebutuhan tersebut dalam jumlah yang cukup. Persaingan ini akan berakibat negatif atau menghambat pertumbuhan individu-individu yang terlibat (Wurttemberg 1994).Persaingan dapat terjadi diantara sesama jenis atau antar spesies yang sama (intraspesific competition atau sering dikenal dengan istilah monospesies), dan dapat pula terjadi diantara jenis-jenis yang berbeda (interspesific competition atau heterospesies). Persaingan sesama jenis pada umumnya terjadi lebih awal dan menimbulkan pengaruh yang lebih buruk dibandingkan persaingan yang terjadi antar jenis yang berbeda (Campbell 2002).
        Persaingan yang dilakukan organisme-organisme dapat memperebutkan kebutuhan ruang (tempat), makanan, unsure hara, air, sinar, udara, agen penyerbukan, agen dispersal, atau factor-faktor ekologi lainnya sebagai sumber daya yang dibutuhkan oleh tiap-tiap organisme untuk hidup dan pertumbuhannya (Indriyanto 2006).Pelaksanaan praktikum ini, dilakukan dengan menghitung bobot tajuk dan akar tanaman setiap minggu pada tiap-tiap perlakuan. Perkembangan nilai biomassa dapat mengindikasikan keadaan pasokan unsur-unsur yang diperlukan tanaman dan menentukan kemampuan suatu tumbuhan untuk tumbuh dan melihat perbedaan pertumbuhan di masing-masing plot akibat dari pengaruh persaingan. Sebagai contoh Apabila penggunaan cahaya menurun akibat persaingan, tanaman akan memberikan respon dengan mengurangi ukuran baik pada seluruh tanaman maupun pada bagian-bagian tertentu (Harjadi 1979).

TUJUAN
       Praktikum bertujuan untuk mempelajari pertumbuhan tanaman yang ditanam secara monospesies dan heterospesies.

HASIL PENGAMATAN
Tabel 1. Tinggi batang selama 6 minggu pengamatan
Jenis tanaman   Perlakuan/ulangan   Tinggi tanaman minggu ke-I (cm)
                                                       1         2        3       4         5       6
Kacang hijau            A1                16.0   20.5   25.5   30.2   42.2   56.6
                                A2                15.1   30.2   30.8   37.0   42.5   43.6
                                A3                10.0   21.5   34.5   36.0   36.0   36.0
                                B1                10.3   25.3   29.5   40.7   41.8   43.3
                                B2                20.0   27.0   35.0   44.0   53.0   69.3
                                B3                29.7   34.6   38.7   42.6   48.2   54.1
Jagung                      A1                11.7   25.6   53.5   69.1   91.0   99.6
                                A2                18.6   36.6   49.1   76.1   81.5   84.2
                                A3                14.0   44.0   67.0   90.0   93.0   106
                                C1                54.4   63.1   82.3   87.7   77.1   92.0
                                C2                14.9   31.3   50.8   80.6   90.5   92.8 
                                C3                23.3   46.4   66.2   78.0   83.3   85.7

Tabel 2. Pertambahan tinggi batang selama 6 minggu pengamatan
Jenis tanaman    Perlakuan/ulangan     Tinggi tanaman minggu ke-I (cm)
                                                            1     2       3       4      5       6
Kacang hijau            A1                       0    4.6    5.0    4.7   12    14.4
                               A2                        0   15.1   0.7    6.1   5.5   1.2
                               A3                        0   11.1   13     1.5     0      0
                               B1                        0   15.0   4.2    11.3  1.1  1.4
                               B2                        0    7.0      8       9      9    16.3
                               B3                        0    4.9    4.1    3.9    5.7   5.9
Jagung                     A1                        0   13.9  27.9  15.6  22.0  8.6
                               A2                        0   18.0   12.5  26.9  5.4   2.8
                               A3                        0    30     23      23    3.0   13.0
                               C1                        0    8.8   19.2   5.4   -10   14.9
                               C2                        0   16.5  19.4   29.9   9.9   2.3
                               C3                        0   22.6  19.8   11.9   5.3   2.4

Tabel 3. Diameter batang selama 6 minggu pengamatan
Jenis tanaman Perlakuan/ulangan Diameter tanaman minggu ke-I (cm)
1 2 3 4 5 6
Kacang hijau A1 0.16 0.2 0.27 0.36 0.475 0.555
A2 0.2 0.2 0.225 0.315 0.4 0.495
A3 0.15 0.21 0.29 0.32 0.58 0.6
B1 0.1 0.25 0.4 0.46 0.53 0.67
B2 0.1 0.156 0.19 0.23 0.3 0.47
B3 0.1 0.132 0.178 0.21 0.28 0.36
Jagung A1 0.325 0.545 0.775 0.985 1.15 1.19
A2 0.2 0.4 0.6 0.735 0.775 0.96
A3 0.39 0.42 0.57 0.7 0.9 1.2
C1 0.49 0.54 0.6 0.69 0.7 0.74
C2 0.345 0.525 0.685 0.8025 0.8675 1.065
C3 0.43 0.6 0.72 0.81 0.87 0.95

Tabel 4. Pertambahan diameter batang selama 6 minggu pengamatan
Jenis tanaman Perlakuan/ulangan Diameter tanaman minggu ke-I (cm)
1 2 3 4 5 6
Kacang hijau A1 0 0.04 0.07 0.09 0.115 0.08
A2 0 0 0.025 0.09 0.085 0.095
A3 0 0.06 0.08 0.03 0.26 0.02
B1 0 0.15 0.15 0.06 0.07 0.14
B2 0 0.056 0.034 0.04 0.07 0.17
B3 0 0.032 0.046 0.032 0.07 0.08
Jagung A1 0 0.22 0.23 0.21 0.165 0.04
A2 0 0.2 0.2 0.135 0.04 0.185
A3 0 0.03 0.15 0.13 0.2 0.3
C1 0 0.05 0.06 0.09 0.01 0.04
C2 0 0.18 0.16 0.1175 0.065 0.1975
C3 0 0.17 0.12 0.09 0.06 0.08

Tabel 5. Rerata bobot tajuk, bobot akar, dan bobot total tanaman
Jenis tanaman Perlakuan/ulangan Bobot tajuk (g) Bobot akar (g) Bobot total (g)
Kacang hijau A1 10.18 0.18 10.36
A2 5.1 0.3 5.4
A3 6.4 0.8 7.2
rata-rata 7.226666667 0.426666667 7.653333333
B1 17.4 1 18.4
B2 12.9 0.45 13.35
B3 7.6 0.5 8.1
rata-rata 12.63333333 0.65 13.28333333
Jagung A1 23 48.85 71.85
A2 47 12.5 59.5
A3 71.1 30.2 101.3
rata-rata 47.03333333 30.51666667 77.55
C1 9.83 18.38 28.21
C2 30 13.075 43.075
C3 33.73 20.38 54.11
rata-rata 24.52 17.27833333 41.79833333


PEMBAHASAN
Pengamatan kali ini, pengamat membandingkan pertumbuhan tanaman, yang ditanam secara homospesies, dan heterospesies. Homospesies dan heterospesies ini termasuk jenis persaingan antar tanaman. Persaingan tanaman ini umumnya bersifat merugikan, karena dapat menhambat pertumbuhan tanaman. Berdasarkan hasil pengamatan, tanaman kontrol (kacang hijau) rata-rata pertumbuhan tingginya lebih besar daripada perlakuan. Sedangkan pada tanaman kontrol (jagung) rata-rata pertumbuhan tingginya lebih kecil daripada perlakuan. Begitu pula dengan diameter kedua tanaman tersebut. Menurut teori pertumbuhan tanaman yang ditanam secara homospesies, lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan tanaman yang ditanam secara heterospesies. Hal ini dikarenakan persaingan untuk memperoleh unsur hara dan zat-zat lain yang dibutuhkan lebih kuat (IPB 2008).
Bobot tanaman yang ditanam secara homospesies pada tanaman kacang hijau lebih tinggi dibandingkan dengan bobot tanaman kacang hijau yang di tanam secara heterospesies. Sedangkan, bobot tanaman jagung yang ditanam secara homospesies, lebih kecil dibandingkan dengan bobot tanaman jagung yang ditanam secara heterospesies. Seharusnya tanaman yang ditanam secara heterospesies lebih efisien dalam memanfaatkan unsur hara sehingga bobotnya lebih besar dari yang ditanam secara homospesies.
Berdasarkan hasil yang diperoleh, praktikan dapat mengetahui dan memprediksi faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya kesalahan data. Seperti kemungkinan terjadinya kesalahan pengukuran, kekurang telitian dalam membaca skala pada alat ukur, dan kesalahan pada perhitungan.

SIMPULAN
Pertumbuhan yang ditanam secara homospesies, lebih lambat dibandingkan dengan pertumbuhan tanaman yang ditanam secara heterospesies. Hal ini dikarenakan persaingan tanaman yang sama jenis atau homospesies lebih kuat dibandingkan yang berbeda jenis atau heterospesies. Dan pada umumnya persaingan ini dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

DAFTAR PUSTAKA
Campbell, NA. 2002. Biologi jilid II. Jakata : Erlangga
Harjadi SS.1979. Pengantar Agronomi. Jakarta: Gramedia
Indriyanto.2006. Ekologi Hutan. Jakarta: Bumi Aksada
Wurttemberg, HB. 1994. Biology I. Berlin : Cornelson Dpuck
maaf ya jika da kekurangan... :)